jump to navigation

What a Stupid Mistake ! December 2, 2008

Posted by ephemeralnotworthy in My Life.
trackback

Hi there,

akhirnya.. Kembali lagi mencoret-coret blog ini.. Hahahaha..

 

Suasana di kampus kembali ramai setelah 2-3 minggu yang lalu mahasiswa/siswi BiNus University menjalani UTS selama 2 minggu.. Walau UTS itu ga berasa UTS untuk saya.. =P You know why ? Karena hanya 3 matakuliah saja yang menjadi bahan UTS saya.. =P Current Popular IT II , Bhs Inggri III dan Character Building IV.. Sehingga UTS pun berasa libur buat saya.. =P

 

Sekarang.. Tak terasa.. Sudah bulan Desember sekarang.. Sebentar lagi libur Natal tiba.. Sebentar lagi Tahun Baru tiba.. Sebentar lagi… Deadline Skripsi juga tiba.. xD~

 

Sebelum ke main topic of this blog.. Pernahkah anda berbuat kebodohan yang sangat bodoh sampai anda sendiri pun tertawa terbahak-bahak jika mengingatnya ? Saya baru saja mengalaminya ketika menjalani UTS kemarin ini.. Jadi simak baik-baik.. siapkan cemilan anda.. dan rasakan lah.. LOL

 

Now.. I will tell u all bout that day. Jadi waktu itu tanggal 26 November 2008, Hari itu ada Ujian Bahasa Inggris III. Malam sebelumnya, saya belajar dengan membaca buku Longman yang berisi dengan berbagai macam bahan untuk ujian. Mulai dari reduced clause sampai dengan inverted subject beserta beberapa passage reading. Lalu saya tidur sekitar jam 1-2 pagi tanggal 26 November, dan sebelum tidur saya bertanya kepada salah satu teman saya. Begini kira-kira isi pembicaraan kami :

Saya : “Eh Bsok ujian jam brp sih ? Jam 10 bukan?”

A : “Iya”

Saya : “Ok,Thx.”

 

Tanpa memeriksa jadwal yang sudah saya printscreen dari BinusMaya, saya langsung terlelap malam itu. Lalu pagi itu saya bangun jam 7.30 pagi, mencari sarapan dahulu untuk mengisi kekosongan perut. Lalu saya surfing beberapa menit di internet dan selanjutnya saya mandi. Selesai mandi, saya melihat jam saya. “HOLLLYYY CRAP !!!! It’s 9.45 !!” Langsung saja saya berganti baju, memeriksa peralatan untuk ujian , memeriksa ruang ujian & nomor kursi, mengunci pintu kamar, memakai sepatu, dan langsung berlari mencari kendaraan umum yang melewati kampus. Saya sempat panik karena kendaraan umum yang saya tumpangi jalannya benar-benar lamban,seperti siput. Begitu sampai di kampus saya langsung berlari ke ruang ujian saya yaitu di ruang L3C. Saya bertemu beberapa teman saya saat saya menuju ke ruangan ujian, dan saya heran, lalu saya berpikir demikian, “Kok mereka masih santai-santai sih ? Padahal gw aja buru-buru, ah bodok ah gw ga mau telat !” Langsung saya lari lagi naik sampai ke lantai 3 kampus syahdan. Sesampai di atas, saya kembali heran lagi, didalam benak saya, saya berkata “Kok ini ga ada yang gw kenal sih ya ?? @.@ Pada kemana ya yang laen.. apa udah masuk kelas ya ??” Langsung saja saya masuk ke ruangan saya dan bertanya kepada penjaga ruang ujian tersebut. Seperti ini kira-kira percakapan kami :

Saya : “Pak, apa betul ini ruang ujian untuk matakuliah Bahasa Inggris III?”

Bapak dosen : “Oh ini bukan ujian bahasa inggris mas, mas salah ruang kali.”

Saya : *Kaget* !@#$% “Makasih Pak..”

Bapak dosen : “Sama-sama nak.” 

 

Langsung saja saya lari keluar dari ruangan itu dan saya menuju ke ruangan akademis untuk menanyakan ruangan ujian saya. Siapa tau kan saya salah liat ruangan tadi di Binusmaya. Begitu sampai di ruang akademis, saya langsung bertanya dengan mbak-mbak yang menjaga disitu.

Saya : “Mbak, saya mau tanya, ruangan ujian untuk matakuliah Bahasa Inggris III dimana ya ?”

Mbak : “NIM nya berapa mas ?”

Saya : “0900824066″

Mbak : “Sebentar ya mas…”

Tak lama kemudian…

Mbak : “Tri Sutrisno Wijaya ya mas ?”

Saya : “Iya mbak betul” *dengan nada cepat karena terburu-buru*

Mbak : “Ujian Bahasa Inggris nya jam 1 siang mas, mas terlalu cepat datangnya.”

Saya : DOENNNNGGGGGG *KAGET* “HOLLLYYYY CRAPPP !!!!!!!(Dalam hati saya)” “Makasih ya mbak ya.”

Mbak : “Sama-sama mas.”

 

Lalu saya berjalan keluar dengan tampang lemah lesu dan memelas. Lalu saya mengeluarkan beberapa kata-kata didalam hati, diantaranya “*** coba tadi gw ga buru-buru” “Tau gitu tadi kan tanya dulu tuh ama yang santai-santai” dan lain lain. Tapi nasi telah menjadi bubur, mau bijimana lagi ?

Hari itu benar-benar jadi hari paling memalukan sepanjang tahun dan hari dimana saya merasa sangat amat bodoh sekali. Tapi paling engga.. Gw bisa bales dendam waktu ujian. Soalnya persis ama yang dibuku cui… wahahahahahaha..

 

Tapi selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kesalahan-kesalahan kita. Dan hal ini menjadi salah satu dari sekian banyak pengalaman saya selama saya menjadi mahasiswa yang dapat diambil hikmahnya.

 

Sampai sekarang, saat saya menulis blog ini pun, saya masih bisa tertawa jika saya mengingat hal ini kembali. Mungkin ini akan menjadi salah satu pengalaman yang tidak akan saya lupakan.

 

 

Fin



Comments»

   1. altroz - December 2, 2008

hare gene masih UTS?? ;) UTS terakhir di Binus ya? enjoy aja sebelum masuk dunia kerja..

tukeran link dunk..

   2. ephemeralnotworthy - December 2, 2008

Udah aku tuker tu ko :D